Al-INSAN Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam https://ejournal.iainh.ac.id/index.php/alinsan <p><strong>AL-INSAN</strong> is a journal published by the Faculty of Da'wah Islamic Institute of (IAI) Nurul Hakim. Publication of this journal to enrich the theoretical dimension and new research results in the field of counseling education, guidance and counseling, psychology, and the religious phenomenon in the community like social media as an alternative to Da'wah media, dakwatainments and social-religious issues are interesting to be examinated and analyzed. Thus, the Journal of AL-INSAN is a combination on the study of guidance and counseling and Islamic da'wah.</p> <p><strong>AL-INSAN</strong> merupakan jurnal yang dipublikasikan oleh Fakultas Dakwah Institut Agama Islam (IAI) Nurul Hakim. Publikasi dari Jurnal Ilmiah AL-INSAN untuk memperkaya aspek teoretis dan hasil-hasil penelitian dalam studi Bimbingan dan Konseling, pendidikan Konseling, psikologi dan fenomena keagamaan atau isu sosial-keagamaan yang menarik untuk dikaji. Oleh sebab itu, Jurnal AL-INSAN merupakan wadah interdisipliner kajian Bimbingan dan Konseling dan isu-isu keagamaan. </p> en-US Wahyuputrautama786@gmail.com (Lalu Wahyu Putra Utama) alinsanjurnal280@gmail.com (Zulkarnain ) Wed, 30 Nov 2022 23:45:40 +0800 OJS 3.2.1.0 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 The Role of Young Instructors in Overcoming Tantrums due to Influence of Gadgets https://ejournal.iainh.ac.id/index.php/alinsan/article/view/180 <p><em><strong>Abstract:</strong> Tantrums are emotional outbursts marked by a child being stubborn, crying, screaming, defiant, or angry. Usually toddlers often experience tantrums caused by gadgets. In the environment around us, we often see things like this, especially in toddlers who already understand how to play gadgets. Many parents find it difficult to watch their toddlers playing with gadgets because they spoil their children too much. These tantrums can occur from various ages, but for toddlers who experience tantrums usually occur more often and are often caused by a gadget. Therefore, we must understand some good ways to reduce the increase in tantrums in toddlers. Because these tantrums can inhibit the growth of children under five and can have a negative impact on the health of children who have tntrum in their daily lives. This research was conducted to find out what the parents and the extension workers did when they saw the tantrums. With this research, it is hoped that parents out there can limit the use of gadgets for toddlers so that they don't get tantrums because of the impact of a gadget.</em></p> <p>&nbsp;</p> <p><strong><em>Keywords : </em></strong><em>Tantrums, Gadgets and Toddlers</em></p> Melia Santi, Wahyuningsih, Anisa Aulia Copyright (c) 2022 Melia Santi, Wahyuningsih, Anisa Aulia https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://ejournal.iainh.ac.id/index.php/alinsan/article/view/180 Wed, 30 Nov 2022 00:00:00 +0800 Penyampaian Dakwah Islam di Media Sosial Bagi Generasi Z https://ejournal.iainh.ac.id/index.php/alinsan/article/view/190 <p><em>Generation Z is the generation that was born when there was progress in science and technology. The development of science and technology has resulted in the rapid growth of information in the social media. Humans in this generation Z tend to be more aware of the available technology. Various technologies available allow the transfer of knowledge using social media. The use of mass media certainly has positive and negative effects. One of the positive effects of the use of social media is the broadcasting of Islamic da'wah in the social media. This Islamic da'wah broadcast through various mass media platforms, such as Instagram, YouTube, Tik-Tok, Podcast, Twitter to Facebook. The delivery of Islamic da'wah through social media invites enthusiasm for Generation Z to listen and see Islamic da'wah in the social media. Generation Z almost every day uses social media. Thus, the various da'wah presented in the social media can be used as an effort to broadcast Islam. This study examines the delivery of Islamic da'wah through mass media using descriptive qualitative research methods with literature studies. So that the resulting data comes from scientific journals which are then compiled using valid theoretical sentences.</em></p> <p>&nbsp;</p> Silviana Putri Kusumawati Copyright (c) 2022 Silviana Putri Kusumawati https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://ejournal.iainh.ac.id/index.php/alinsan/article/view/190 Wed, 30 Nov 2022 00:00:00 +0800 Urgensi Mediasi dalam Diskursus Konseling-Sosial https://ejournal.iainh.ac.id/index.php/alinsan/article/view/247 <p>Mediasi disini merupakan salah satu bentuk alternaif penyelesaian berbagai macam sengketa, mediasi ini telah tumbuh dan berkembang sejalan dengan tumbuhnya keinginan manusia dalam menyelesaikan sengketa secara cepat, dan memuaskan kedua belah pihak. Aspek filosofis yang dikandung dalam mediasi ini bahwasanya manusia&nbsp; secara lahirian tidak pernah menginginkan dirinya terkena permasalahan apapun dalam hidupnya, entah dalam tenggang waktu sementara maupun dalam waktu yang lama. Sehingga, manusia selalu berusaha untuk menghindar dan keluar dari permasalahan yang timbul padanya. Jika kita membandingkan penyelesaian perselisihan melalui pengadilan (litigasi) dan melalui mediasi, tentunya akan lebih efektif ketika penyelesaian perselihan diterapkan melalui jalur mediasi</p> <p>Dalam hal ini penulis memandang supremasi hukum yang&nbsp; ada tidak hanya menerapkan mediasi pada sistem hukum positif saja, namun juga diterapkan dalam semua sistem hukum. Entah itu dalam sistem hukum adat, hukum agama, hukum positif, maupun hukum mediasi penal. Ketiga sistem hukum tersebut, tentunya masih berlaku dalam tatanan kehidupan masyarakat Indonesia saat ini. Hal ini membuktikan bahwasanya mediasi mampu menjaga nilai-nilai kemanusiaan yang adil, dengan mengedepankan musyawarah mufakat atau mediasi dalam penyelesaian perselisihan.</p> <p>Perlindungan bagi anak yang berhadapan dengan hukum merupakan hak prerogatif anak, dalam hal ini peran hukum dan <em>restoratif justice </em>pada anak sangat besar pengaruhnya terhadap kepentingan terbaik bagi anak. Anak yang berhadapan dengan hukum juga memerlukan perlindungan khusus berdasarkan Pasal 59 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak</p> miftah jannah , Hendri Saleh Copyright (c) 2022 miftah jannah , Hendri Saleh https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://ejournal.iainh.ac.id/index.php/alinsan/article/view/247 Wed, 30 Nov 2022 00:00:00 +0800 Implementasi Islamic Values dan Dampaknya terhadap Perkembangan Psikologis pada Anak di Raudatul Atfal Desa Plampang Kecamatan Plampang Kabupaten Sumbawa https://ejournal.iainh.ac.id/index.php/alinsan/article/view/248 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi bagaimana tingkah laku dan interaksi anak kepada teman dan guru dan orang sekitar yang ada di RA Mandiri, dimana adanya beberapa anak yang dalam kesehariannya kurang mewujudkan akhlak yang baik seperti belum mampu bersabar, sering menggangu teman saat belajar maupun saat bermain serta tingkah laku peserta didik kepada guru yang belum mencerminkan akhlakul karimah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data&nbsp; pada penelitian ini yaitu kepala sekolah guru pengajar dan peserta didik usia 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yakni deskriptif kualitatif dengan langkah meliputi: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dalam bentuk naratif kemudian penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data yang dilakukan oleh peneliti yaitu perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi, dan menggunakan bahan referensi.Hasil penelitian yang didapatkan adalah bahwa peran guru dalam menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah pada anak di RA Mandiri Plampang meliputi tiga hal yaitu guru sebagai model atau teladan bagi anak, guru sebagai pembimbing dan guru sebagai motivator. Terdapat tiga kendala yang dihadapi guru yakni berupa perbedaan karakter setiap peserta didik, kedua berupa sarana prasarana yaitu ruangan kelas yang kurang memadai serta terakhir dari kurangnya komunikasi antara guru dan orang tua peserta didik. Kemudian solusi dari kendala yang dihadapi guru diantaranya melakukan pendekatan kepada peserta didik, menata ruang fisik kelas dan terus berusaha melakukan komunikasi dengan orang tua.</p> Copyright (c) 2022 Nurkhalidah Nasution, Meldalaura https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://ejournal.iainh.ac.id/index.php/alinsan/article/view/248 Wed, 30 Nov 2022 00:00:00 +0800 Efektifitas Penerapan Disiplin Terhadap Perubahan Prilaku Anak Penerima Manfaat Balai Rehabilitasi Sosial Anak Memerlukan Perlindungan Khusus (BRSAMPK) Paramita Mataram Tahun 2022 https://ejournal.iainh.ac.id/index.php/alinsan/article/view/249 <p>Disiplin adalah suatu sikap mengikuti dan mentaati semua peraturan dengan tertib dan teratur serta dilaksanakan dengan penuh kesadaran dan bertanggung jawab, perubahan prilaku merupakan proses niat yang berasal dari dalam diri individu untuk mendaptkan atau melakukan sesuatu yang hendak dilakukan kemudian mencari tahu untuk mendaptkan pengetahuan atas apa yang dilakukan, lalu bersikap dari pengatuan yang telah diperoleh baik itu bernilai positif ataupun negatif di tengah-tengah Masyarakat. Berdasarkan pemikiran di atas maka peneliti mengajukan suatu rumusan masalah yang akan diteliti dalam penelitian ini yaitu Efektifitas Penerapan Disiplin Terhadap Perubahan Prilaku Anak Penerima Manfaat Balai Rehabilitasi Sosial Anak Memerlukan Perlindungan Khusus (BRSAMPK) Paramita Mataram 2022.Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Yang mana penelitian kuantitatif adalah penelitian dengan memperoleh data yang berbentuk angka atau data kualitatif yang diangkakan yang mana dalam pengolahann datannya menggunakan statistik. Tehnik pengumpulan data dari penelitian ini adalah dengan melakukan observasi, wawancara, dokumentasi dan angket/kuisioner.Dari hasil penelitian dengan menggunakan perhitungan <em>SPSS 19.0, </em>terdapat &nbsp;nilai signifikan sebesar 0, 837 lebih besar dari 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan dari kedisiplinan belum efektif terhadap perubahan prilaku anak penerima manfaat Adapun faktor-fator penghambat yang mengakibatkan belum efektifnya penerapan disiplin terhadap perubahan perilaku anak penerima manfaat adalah penerima manfaat yang melanggar dibagian disiplin waktu, kabur, tidak mengikuti program balai dan masih sering melontarkan kata-kata kasar.</p> Copyright (c) 2022 Rizki Khoirul Iman Khoirul Iiman https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://ejournal.iainh.ac.id/index.php/alinsan/article/view/249 Wed, 30 Nov 2022 00:00:00 +0800