PERAN KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN SISWA (Studi Kasus pada Madrasah Aliyah Swasta Sekecamatan Praya Timur Lombok Tengah)

Penulis

  • muhamad supriadi institut agama islam nurul hakim
  • Hanapi Fakultas Tarbiyah IAI Nurul Hakim

Abstrak

Pengalaman kepemimpinan Kepala Madrasah yang bersifat instruktif dan top down telah lama dipraktikkan di sebagaian besar madrasah, terutama pada era sentralistik, di mana segala sesuatunya serba terpusat. Hasil dari model kepemimpinan yang instruktif dan top down tampak pada target pencapaian kurikulum, target jumlah kelulusan, formula kelulusan siswa, dan adanya desain suatu proyek peningkatan kualitas madrasah yang harus dikaitkan dengan peningkatan nilai UAN. Hal ini secara instruktif berpotensi meningkatkan kualitas kerja guru yang dipimpin. Namun ada dampak negatifnya, di antaranya madrasah tidak mengalami proses pembaruan dan inovasi.

Dalam menjalankan perannya guna menegakkan disiplin pada siswa, Kepala Madrasah di Madrasah Aliyah Swasta sekecamatan Praya Timur berhadapan dengan beberapa problematika, seperti masih kurang (belum ada) tenaga guru BP/BK yang menangani langsung anak bermasalah seperti siswa terlambat atau kasus lainnya. Hal ini diperparah oleh kenyataan minimnya kesadaran orang tua dalam mempersiapkan atau minimal menyuruh anak-anaknya berangkat sekolah lebih pagi agar tidak terlambat.

Referensi

Arikunto, Suharsimi. 2002. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Arifin, Zainal. 1990. Dasar-dasar Metodologi Penelitian. Mataram: Biro Skripsi UMM.

_____ . 2005. Kapita Selekta Pendidikan. Semarang: Effhar Publising.

Dirawat. 2000. Pengantar Kepemimpinan Kependidikan. Jakarta: Usaha Nasional.

Hadi, Amirul dan Haryono. 2005. Metodologi Penelitian Pendidikan. Bandung: Pustaka Setia.

Ihsan, Fuad. 2005. Dasar-Dasar Kependidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Imron, Ali. 1996. Kebijakan Pendidikan Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara.

Juliantoro, Mohamad. 2017. “Peran Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan.” Dalam Jurnal al–Hikmah, Vol. 5, No. 2: 24-38. Riau.

Krisnamurthi Y, Bayu. 1995. Teknik Pengukuran dalam Penelitian Sosial Ekonomi. Bandung: IPB Pres.

Kartono, Kartini. 2005. Pemimpin dan Kepemimpinan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Nafis, Ahmadi. 2010. Pendidikan Madrasah Dimensi Profesional dan Kekinian. Yogyakarta: Laksbang Pressindo.

______. 2012. Manajemen Pendidikan Islam. Yogyakarta: LaksBang Pressindo..

Nazar, Muhammad. 1998. Metode Penelitian. Jakarta: Galia Indonesia.

Nawawi, Hadari dan Martin N. 2004. Kepemimpinan yang efektif. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Meleong, Lexy J. 2001. Metodologi Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Purwanto, Ngalim. 2004. Administrasi Pendidikan. Jakarta: Mutiara.

Riyanto, Yatim. 2001. Metodologi Penelitian Pendidikan. Surabaya: SIC.

Rosyadi, Yogi Irfan dan Pardjono. 2015. “Peran Kepala Sekolah sebagai Manajer dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMP 1 Cilawu Garut.” Dalam Jurnal Akutabilitas Manajemen Pendidikan, Volume 3, No 1: 124-133. Yogyakarta.

Sagala, Syaiful. 2009. Kemampuan Profesional Guru dan Tenaga Kependidikan. Bandung: Alvabeta.

Soetopo, Hendiyat Somenato. 1997. Kepemimpinan dan Supervisi Pendidikan. Jakarta: Bina Aksara.

Suryobroto. 1997. Proses Belajar Mengajar di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.

Winarno, Surakhmad. 2004. Pengantar Penelitian Ilmiah. Bandung: Tarsito

.

Yahdiyani, Nurilatul Rahmah dkk. 2020. “Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Peserta didik di SDN Martapuro 2 Kabupaten Pasuruan.” Dalam EduPsyCouns Journals, Volume 2, Nomor 1: 327-336. Enrikang.

Yudiaatmaja, Fridayana. 2013. “Kepemimpinan: Konsep Teori dan Karakternya.” Dalam Media Komunikasi FIS, Vol. 12, No. 2: Singaraja.

Diterbitkan

23-12-2020

Terbitan

Bagian

Studi islam